Semangatku


Di depanku rawa buaya
Di punggungku terbentang gurun pasir
Di sampingku tanah terjal yang ditunggui batu runcing
Tak ada jalan
Oh.. benarkah?
Tapi aku menggenggam pedang serta tali
Tak akan aku rela berjalan hanya disana
Bulan masih menungguku
‘kan ku jadikan buaya perahuku
Atau jembatanku ke seberang jurang
Atau ku jadikan tas untuk bekalku di gurun
Apapun itu..
Kemanapun jalannya..
Tak ada getaran letih
Akan ku gapai cita-citaku... Bulan

Comments

Popular posts from this blog

Sang Penjudi - Puisi Dewasa

Mencintaimu, Membebaniku

Cinta, bagiku sang pemimpi..